Habis Gelap Terbitlah Terang …..(Habis Gajian Terbitlah Hutang)
Rabu Juli 09th 2008, 15:42
Diarsipkan di bawah: 1, aneka ragam

Akhirnya efek domino dari dampak kenaikan BBM beberapa bulan yang lalu mulai menghantui kondisi finansial. Bagaimana tidak perusahaan tempat bekerja telah lama mengalami krisis finansial yang “akut” jauh sebelum kenaikan BBM. Mimpi buruk itu terasa semakin nyata menghampiri dengan naiknya BBM beberapa bulan yang lalu. Salah satu dampak yang sangat nyata yaitu terlambatnya pembayaran gaji bulan ini. Capek deh…. Abis gajian ya bayar hutang…….



SISI POSITIF TENTANG FPI
Rabu Juli 02nd 2008, 17:08
Diarsipkan di bawah: Berita

Ahad 29 Jun, 05:11 AM

FPI UPDATES - Front Pembela Islam (FPI) selama ini memang lebih dikenal dengan aksi kekerasannya, seperti aksi pembubaran tempat maksiat secara paksa, penggerebekan tempat-tempat perjudian, perusakan warung penjual minuman keras, penghancuran lokalisasi-lokalisasi tempat praktek perbuatan terkutuk, sampai kasus kekerasan di monas yang terjadi pada 1 Juni 2008.
Secara obyektif, kita memang tidak bisa memungkiri bahwa aksi-aksi FPI tersebut merupakan aksi kekerasan. Akan tetapi, apabila kita berpikir sedikit lebih kritis, akan kita dapatkan bahwa aksi-aksi FPI tersebut merupakan reaksi real FPI dalam menyikapi kamandulan aparat kepolisian. Polisi yang seharusnya menangani tugas pemberantasan maksiat, yaitu tindakan-tindakan melanggar hukum di negeri tercinta ini, malah nyaris tidak berbuat apapun. FPI sebagai organisasi Islam hanya mewakili keseluruhan umat Islam menjalankan seruan amar makruf nahi mungkar dalam agama demi mempertahankan kemakmuran negeri ini.

Kita sebagai penduduk Negeri Indonesia yang makmur ini tidak boleh diam ketika melihat maksiat dan kemungkaran di hadapan kita. Apapun kemaksiatan itu, maka wajib kita tolak dan pungkiri. Allah swt telah berfirman dalam Al-Quran:

وَاتَّقُوْا فِتْنَةً لاَ تُصِيْبَنَّ الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا مِنْكُمْ خَاصَّةً وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ.

الأنفال (8): 33.

Artinya:

Dan takutlah kalian terhadap fitnah yang tidak menimpa orang-orang dholim di antara kalian saja, dan ketahuilah bahwa Allah Maha Pedih Siksanya.

Al-Anfal (8): 33.

Ayat di atas menunujukkan kepada kita bahwa akibat perbuatan jelek atau mungkar itu tidak hanya menimpa orang-orang yang melakukannya saja, tetapi juga orang lain yang tidak tahu apapun. Dengan demikian, kalau kita menginginkan negeri Indonesia yang makmur ini tidak menjadi negeri yang rusak dan penuh musibah akibat ulah maksiat segelintir orang, maka wajib bagi kita untuk menjaganya. Salah satu bentuk menjaga bumi Indonesia biar tetap makmur adalah dengan mencegah orang-orang yang berbuat maksiat sebelum murka Allah turun. Kalau murka / siksa Allah sudah turun, bisa jadi orang-orang yang tidak tahu apapun juga terkena imbasnya.

FPI sebagai organisasi Islam tidak hanya berkiprah dalam hal pemberantasan kemaksiatan yang diidentikkan dengan kekerasan. Bahkan sejarah mencatat bahwa FPI membawa nama harum dalam aksi kemanusiaan ketika musibah tsunami di Aceh.

Koran Tempo 12 Januari 2005 menjelaskan: Dalam peristiwa bencana tsunami di Aceh, FPI justru membuahkan hasil yang menggembirakan. Berkaos putih dengan tulisan ‘Duka Aceh, Duka Kita Semua’, setiap pagi ratusan anggota Front Pembela Islam (FPI) keluar dari sarangnya di Taman Makam Pahlawan, kawasan Peuniti, Banda Aceh.

Ustadz Mahsuni Kaloko, sebagai Kepala Operasional Relawan FPI yang menginjakkan kaki di Aceh, Kamis (30/12) bercerita bahwa langkah awal yang menjadi pekerjaan FPI begitu turun dari pesawat adalah membersihkan Masjid Raya Baiturrahman dan ada 50 mayat yang saat itu terserak di sana. Di masjid terbesar yang menjadi ikon kota Banda Aceh itu, FPI mendirikan posko bersama 175 orang lain dari HTI, FPI, PII, GPI, MMI, dan Mer-C. “Kami bekerja keras, sehingga setelah menyucikan masjid pada Jum’at (31/12), 30 jam kemudian adzan pertama berkumandang pasca bencana,”kenangnya.

Akan tetapi pada Minggu (2/1) saat masjid itu akan dicat, FPI menyingkir ke Masjid di kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Banda Aceh. Ketika jumlah relawan yang datang bertambah 241 orang dengan menumpang KM Egon dan 75 relawan lainnya dengan bis dari Medan, mereka pun membuka tenda-tenda besar dan kecil yang ada di kuburan itu. Pos logistik didirikan tepat di depan TMP.

Adapun tugas FPI di kota bencana tersebut adalah evakuasi mayat. Ustadz Sobri Lubis, salah satu Ketua FPI Pusat saat ditemui Tempo di tenda TMP mengatakan “FPI memang memrioritaskan evakuasi mayat, kami sengaja mengambil pekerjaan yang berat ini karena kami melihat sedikitnya relawan yang bersedia bekerja sungguh-sungguh dalam hal ini.”

Ketua Umum FPI Habib M. Rizieq Shihab tidak mau kalah dalam aksi kemanusiaan di Aceh. Beliau turun langsung ke lapangan untuk ikut melakukan evakuasi mayat. Habib Rizieq sekarang sedang evakusi mayat di Lambro Skip, “kata Ustadz Sobri Lubis yang ditemui Tempo di tenda TMP.

Dalam rencana FPI, seorang relawan minimal harus berada di Aceh selama sebulan. Sampai kapan? “Kami akan terus bergiliran datang sampai Aceh benar-benar pulih,”katanya. (mdnews/bbs)

oleh: Aris



Pengacara Munarman Pertanyakan Proses Hukum Aktivis AKKBB
Selasa Juli 01st 2008, 15:36
Diarsipkan di bawah: Berita

Jakarta (armnews) - Upaya penegakan hukum dalam kasus bentrokan Monas 1 Juni lalu, harus dilakukan dengan seimbang dan proposional. Bukan saja dari pihak Laskar Komando Islam atau Front Pembela Islam saja yang diperiksa, namun dari aktivis AKKBB juga harus diperiksa dan dilakukan proses hukum jika terbukti bersalah.
Pengacara Komando Laskar Islam Munarman, Syamsul Bahri mempertanyakan kelanjutan proses hukum terhadap aktivis AKKBB, di antaranya Adnan Buyung Nasution, Gunawan Muhamad, Amin Rais, yang dianggap merupakan aktor intelektual dalam aksi AKKBB.

Di samping itu kedatangannya ke Polda Metro Jaya, untuk bertemu ketua tim jaksa penuntut Asep Mulyana untuk menanyakan berkas-berkas Munarman. Pihak, kejaksaan, katanya, baru menentukan sikap terhadap perkara ini dalam dua hari nanti. Akibat belum lengkapnya berkas-berkas itu, masa penahanan Munarman diperpanjang sampai 40 hari ke depan.

Polisi beralasan membutuhkan waktu untuk melengkapi kembali berkas tuntutan terhadap mantan Ketua YLBHI itu ke kejaksaan.

“Dua hari ke depan pihak kejaksaan akan menentukan sikap apa berkas itu sudah lengkap dan bisa diterima atau bahkan ditolak dan dikembalikan, ” kata Syamsul, di Mapolda Metro Jaya, Senin (30/6/2008).

Namun, apabila dalam rentang waktu dua hari ini berkas itu dinyatakan lengkap, tambah Syamsul, perkara hukum Munarman dapat segera disidangkan tanpa menunggu masa penahanan 40 hari itu selesai.



Anjing Terjelek di Dunia
Sabtu Juni 28th 2008, 18:24
Diarsipkan di bawah: aneka ragam

California, AS - Islam jelas tidak membolehkan memberi label buruk kepada mahluk lainnya. Karena semua mahluk, apakah itu mahluk hidup dan bahkan mahluk mati, sesungguhnya ciptaan Allah SWT. Hanya saja, manusia sering kali lalai, sehingga melakukan tindakan atau perbuatan yang sesungguhnya tidak disukai Allah SWT.

Kantor Berita Associated Press (AP) pada Ahad (22/6) melansir sebuah berita tentang kontes anjing terjelek di dunia. Dalam Sonoma-Marin Fair yang berlangsung di Utara California, AS, diselenggarakan acara pemilihan anjing terjelek di dunia (The World’s Ugliest Dog Contest).

Setelah melewati berbagai babak kualifikasi, seekor anjing jenis Chinese Crested bernama Gus terpilih menjadi pemenang dan berhak menyandang gelar sebagai anjing terjelek dunia.

Gus memiliki satu mata, tidak memiliki rambut, dan berkaki tiga. Kulitnya juga tidak sempurna. Pemilik Gus, Jeanenne Teed, menyatakan dirinya membeli Gus di Florida. Walau mendapat predikat yang kurang mengenakan, namun Ted menyatakan gembira. Bisa jadi, itu disebabkan ia menerima hadiah uang sebesar US$ 500 dan diundang dalam satu siaran khusus di CBN dalam acara Animal Planet.

Bagi yang ingin melihat video kontes yang diikuti Gus ini, silakan mengklik http://tinyurl.com/mhyy8 di mana tersedia videonya yang sudah terkoneksi di You Tube. Mudah-mudahan acara seperti ini tidak pernah ada di Indonesia. Semoga